Langsung ke konten utama

Jenis Jenis Perkakas Tangan





CARA MENGGUNAKAN PERAKAS TANGAN : Jenis Jenis Perkakas Tangan

1) Cara menggunakan jangka tusuk pada penandaan bahan.
2) Cara menggunakan jangka tongkat untuk membuat lingkaran yang tidak terjangkau dengan jangka kaki pada permukaan bahan
3) Cara menggunakan jangka hati

2. Menggunakan alat-alat potong

a. Cara menggunakan kikir

Cv Lampung Service
Kontak : 081366574266
Alamat :
Jalan Bumi Sari Natar Gang Bima Ruko Orange 35362 Lampung Indonesia / Jalan Bima Bumi Sari
website :
https://www.lampungservice.com

Bandar Lampung utara selatan barat timur tengah metro Penengahan Blambangan Umpu Tulang Bawang Tengah Menggala Kota Bumi Agung Bandar Jaya Mesuji Krui Pesawaran Pesisir Barat Pringsewu Tanggamus Way Kanan Liwa Tegineneng Beranti Labuhan Ratu Enggal Pahoman Way Halim Kedaton Kemiling Teluk Betung Tanjung Karang Pesawaran Kalianda Sidomulyo Way Lima Pasar Natar Ratu Dibalau Sukabumi Gedong tataan

KTouch, Hitech, MyG, IMO, eTouch, Taxco, Beyond, Startech, Asiaphone, Mito, Mixcon, Tocall, S-Nexian, Cross Polytron, Axioo, Mito, IMO, Cross, Nexian, Tiphone Sony, Panasonic, Toshiba, Sharp, Kyocera, DoCoMo, Casio K-Touch, Huawei, Haier, G-Tide, Lenovo, Oppo, ZTE Acer, Asus, HTC, ben Q, Samsung, LG , Apple , iPhone, Motorolla , RIM, Blackberry, Nokia Siemens ,Alcatel, Sagem, Philips,Vertu Ti ,Ninetology, CSL Blueberry ,Micxon, OliveSmart, Idea

→  HP Berhenti Di Logo
→ Unlock iCloud iPhone
→ Flashing All Merk HP iPhone Android
→ Ganti IC Power
→ Sinyal Hilang
→ Ganti IC Emmc
→ Ringtone Tidak ada Suara
→ Speaker Tidak ada Suara
→ USB Charger Tidak Berfungsi Saat Cas Tidak Terhubung
→Tombol Power Tidak Dapat Berfungsi
→ Keypad Tidak Dapat Berfungsi
→ Tombol UP dan Down Volume Tidak Berfungsi
→ Tombol Home Tidak Berfungsi
→ SIM Card Tidak Terditeksi
→ Miscro SD Card Tidak Terditeksi
→ IC pada Hp lemah dan tidak berfungsi.
→ Flashing Rom Dari Rom Kw Non original Ke Global/Resmi
→ Stuck Di Logo Android/Ios
→ Upgrade/Downgrade
→ Upgrade/Downgrade
→ Pasang Custom Rom
→ dll



1) Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menggunakan kikir untuk pembentukan bahan adalah pilih ragum penjepit bahan yang sesuai dengan tinggi badan agar posisi pengikiran sesuai.

2) Atur posisi badan pada saat menggunakan kikir sesuai dengan gambar di samping

3) Jepit benda kerja yang akan dengan kuat dan tidak terlalu tinggi keluar mulut ragum agar bahan tidak bergetar pada saat dikikir yang akan mengakibatkan bunyi berdesing dan kerusakan pada gigi kikir dan hasil kikiran bergerigi. kikir pada mulut ragum dengan posisi benda kerja yang tidak bergoyang.

Langkah menggergaji:

1) Beri garis yang akan digergaji
 Beri tekanan ringan pada awal penggergajian garis awal permulaan
2) Mulailah dari sisi depan dengan posisi gergaji menukik dengan kemiringan sedang.
3) Tekanan diberikan saat gergaji  didorong kedepan
4) Tekanan dikurangi pada saat gergaji ditarik mundur

Untuk memudahkan pemotongan berbagai macam bahan yang akan digergaji dapat dipilih daun gergaji dengan jumlah gigi yang sesuai, berikut tabel bahan yang digergaji dan jumlah gigi daun gergaji:

Bahan yang akan digergaji Jumlah gigi tiap 25 mm (panjang daun)
1) Alumunium, paduannya, perunggu, kuningan, besi tuang pejal, tembaga 14 - 18
2) Baja perkakas, baja lunak 18
3) Baja profil, pipa baja, pipa besi tuang 24
4) Pelat tipis, pipa tipis 32
        Tabel. Bahan dan perbandingan jumlah gigi daun gergaji

 d. Cara Menggunakan Mata Bor (mengebor)

Untuk memulai pengeboran dengan menggunakan mesin bor adalah memasang mata bor pada mesin bor, mata bor dengan kepala silindris dipasangkan menggunkan chuck bor, untuk mata bor dengan kepala tirus dipasang langsung pada sumbu utama pada mesin bor. Jika kepala tirus bor lebih kecil dibandingkan dengan lubang tirus sumbu utama/sarung tirus terlebih dahulu.

Tentukan titik senter lubang lalu dititik dengan penitik senter Untuk posisi lubang presisi, buatlah lingkaran pengawasan.

e. Menggunakan rimer tangan

1) Bor lubang yang akan dirimer dengan diameter mata bor 0,2 mm lebih kecil daridiameter rimer.
2) Tempatkan rimer satu sumbu dengan lubang yang akan dirimer.
3) Rimer kemudian diputar searah jarum jam (ke kanan) dengan tekanan yang merata dan diputar terus hingga ke kedalaman dan jangan diputar balik.
4) Untuk perimer bahan baja beri sedikit minyak pelumas sedangkan bahan besi tuang dan tembaga dapat dirimer kering.

 f. Cara menggunakan tap tangan

1) Bor lubang dengan diameter yangsesuai dengan tap yang akan dipakai
2) Masukan tap ke-1 kedalam lubangtersebut lalu diputar tangkai tapnya searah jarum jam (kekanan untuk ulir kanan) dengan tekanan ringan
3) Setiap kali putaran dibalikkanarahnya supaya tatal/beram putus
4) Jaga selalu agar kedudukan taptetap satu sumbu dengan lubang bor
5) Lumasi dengan minyak pelumas
6) Setelah tap ke-1, ganti dengan tapke-2 kemudian terakhir tap ke-3

(a) Urutan tap

(b) Cara mengetap

g. Cara menggunakan snei

1) Siapkan poros sama dengandiameter nominal ulir yangakan dibuat
2) Pinggul (chamfer) ujung porosyang akan disnei
3) Tempelkan sisi tirus snei padaujung poros yang telahdipinggul tersebut, putartangkai tersebut searah atau berlawanan arah jarum jamsesuai dengan macam ulir kiri atau kanan
4) Lumasi dengan pelumas.

h. Menggunakan gunting tangan

Alat-alat potong tangan untuk pelat-pelat yang tipis dapat berupa gunting tangan, dengan cara kerja menggerakkan rahang potong gunting dengan tangan

Pada saat digunakan rahang gunting tidak dirapatkan semuanya karena akan mengakibatkan bekas sobekan pada pelat yang dipotong.

i. Menggunakan pahat

Memahat adalah proses membuang bahan yang tidak dipergunakan untuk pembuatan benda kerja dengan cara menyayat atau memotongnya. Pekerjaan penyayatan dilakukan oleh mata pahat. Gaya  penyayatan diperoleh dari pukulan palu. Untuk menghasilkan penyayatan yang baik, maka cara memegang pahat, cara memegang palu, cara berdiri, dan cara menjepit bahan/benda kerja harus benar. Cara memegang pahat dan memegang pahat dan memegang palu yang benar dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Sebagai pedoman cara memahat yang benar ialah:

- Jepit benda kerja pada ragum secara kuat dan benar.
- Pegang pahat pada tangan kiri dan palu pada tangan kanan
- Posisi berdiri kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang membentuk sudut 60 derajat.
- Arah pemukulan palu tegak lurus terhadap kepala pahat.
- Gerakan palu diayun agar menghasilkan gaya pukulan yang besar.
- Mata harus selalu mengawasi mata pahat tidak pada kepala pahat.
- Gunakan pahat yang tajam.
- Pemahatan dimulai dari bagian ujung benda.
- Usahakan pemakanan selalu rata.
- Untuk pemahatan permukaan yang luas/lebar gunakan pahat alur terlebih dahulu, untuk membuat batas-batas pemakanan, kemudian potong/sayatlah dengan pahat rata.
- Gunakan kaca mata tembus pandang atau transparan pada waktu memahat.
- Gunakan pembatas meja, agar supaya beram hasil pahatan tidak mengenai orang lain.
- Gunakan pahat yang tidak mengembang kepalanya, agar tidak melukai tangan.

KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN

1. Keselamatan kerja dalam menggunakan alat-alat penanda.

Menjaga keselamatan kerja dalam menggunakan alat-alat penanda seperti penggores dan penitik umumnya menghindari kemungkinan tertusuk ujung alat-alat tersebut yang tajam. Hati-hati penggores tergelincir dapat melukai tangan

2. Keselamatan kerja dengan menggunakan alat-alat potong

a). Keselamatan kerja pada penggunaan kikir

- Gunakan kikir yang tangkainya mengunakan gagang kayu atau plastik supaya tangkainya yang runcing tersebut tidak melukai tangan

- Gagang kikir yang retak segera diganti untuk menghindari resiko pecah pada saat dipakai dan tangkai kikir melukai tangan pemakai.

b). Gergaji tangan

a) Beri tekanan ringan pada awal terbentuknya alur supaya gergaji tidak meleset dan melukai tangan

b) Ketegangan daun gergaji pada sengkangnya cukup kuat supaya daun gergaji tidak mudah patah saat dipakai dan melukai pemakai dan berhati-hati dalam menggergaji.

c). Mata bor

    Tindakan pengamanan pada pengeboran

Yang harus sangat diperhatikan pada saat pengeboran adalah saat poros mesin / spindel bor berputar.  Hindarkan bagian yang terjurai, seperti rambut panjang, bagian dari pakaian kerja, kalung, dsb, ikut tergulung putaran spindel bor tersebut.

Gunakan kaca mata saat mengebor supaya mata terhindar dari percikan sisa benda kerja.



Puli / sabuk penghubung spindel bor dengan motor listrik harus tertutup, supaya rambut dan bagian lain yang terjurai tidak ikut terlilit.                                                     

d. Rimer tangan, tap dan snei

Rimer tangan, tap dan snei mempunyai bagian sisi potong yang tajam, maka perlu berhati-hati saat memegangnya agar tidak melukai tangan.

e. Pahat Tangan

- Pahat tangan yang dipergunakan  terus menerus pada waktu yang cukup lama akan membentuk kepalanya melebar tajam-tajam. Bagian kepala pahat yang melebar bisa dihilangkan dengan jalan  digerinda, sehingga bentuk kepala pahat itu tetap terpelihara atau  bebas dari geram-geram pada kepala pahat.
- Memegang pahat membutuhkan latihan dan pengalaman
- Waktu memahat jagalah jangan sampai melukai tangan anda atau sampai terpukul ibu jarianda  secara tiba-tiba.

f. Palu

Palu sebagai alat bantu yang diantaranya pada waktu me mahat. Tangkai palu harus dipegang pada bagian ujungnya, sehingga mendapat keseimbangantenaga dan beban pukulan yang sesuai. Pasak atau baji tangkai palu harus cukup kuat, sehingga palu tidak mungkin copot atau loncat pada waktu dipukulkan.

MENGIDENTIFIKASI DAN MENANDAI PERKAKAS TANGAN YANG RUSAK

        Kerusakan yang umum terjadi pada perkakas tangan disebabkan oleh penggunaan perkakas tangan yang tidak sesuai dengan fungsi dan kegunaan dari perkakas tangan, penggunaan yang tidak berhati-hati (sembarangan) dan penyimpanan tidak sesuai dengan prosedur yang benar, baik perkakas tangan pada saat digunakan maupun setelah perkakas tangan digunakan (disimpan)  serta umur perkakas tangan yang sudah terlalu lama digunakan.

Ada beberapa langkah praktis yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kerusakan pada perkakas tangan, baik bentuk kerusakan maupun penyebab kerusakan, yaitu:

1. Kenali kerusakan pada perkakas tangan dari ciri fisik kerusakannya.
2. Kenali penyebab kerusakan yang terjadi pada perkakas tangan.
3. Analisa cara pemakaian dan penyimpanan perkakas tangan.

Umumnya perkakas tangan tertentu tidak dapat lagi digunakan akibat dari
kerusakan yang terjadi, tetapi ada pula beberapa jenis perkakas tangan yang
masih dapat diperbaiki apabila terjadi kerusakan akibat penggunaan yang
salah.

1. Kerusakan pada alat-alat penanda:

a. Kerusakan pada penggores
Bagian utama yang sering rusak ialah ujungnya menjadi tumpul. Cirinya, bila untuk menggores terasa meluncur lebih ringan pada saat  digunakan dan tidak ada bekas goresan pada benda kerja, Untuk menajamkannya kembali, penggores dapat diasah dengan batu gerinda.

b. Kerusakan pada penitik, jangka tusuk, dan jangka hati.
Pada pemakaian alat-alat ini sering juga terjadi tumpul terutama pada bagian ujung penitikdan jangka seperti halnya penggores. Pada jangka hati, tumpul terjadi pada bagian jarumnya, tumpulnya bagian ujung jangka dapat diasah dengan batu gerinda.

2. Kerusakan pada alat-alat potong

a. Kerusakan pada kikir

Ciri kerusakannya:
- Gigi pemarut kikir licin bila diraba dengan tangan.
- Gigi pemarut kikir terlihat banyak yang rontok.
- Bagian sisi kikir rusak.
- Pada bagian sela gigi kikir terlihat banyak geram/tatal.
- Apabila digunakan untuk mengikir terasa licin atau tidak memarut bahan yang dikikir.

Penyebab kerusakan:
- Umur penggunaan kikir sudah terlalu lama.
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian kikir.
- Kikir sering digunakan untuk memukul.
- Penyimpanan kikir diletakkan secara bertumpuk.

b. Kerusakan pada gergaji tangan,

Ciri gergaji tangan rusak:
- Daun gergaji sudah tumpul atau permukaan gigi gergaji tidak tajam.
- Gigi daun gergaji banyak yang potong.
- Permukaan gergaji terlihat banyak goresan akibat pemotongan.
- Ketegangan daun gergajinya tidak bisa disetel.

Penyebab kerusakan:
- Umur penggunaan daun gergaji sudah terlalu lama.
- Kesalahan pemakaian gergaji pada saat melakukan pemotongan.
- Gergaji digunakan untuk memotong bahan yang keras.
- Lubang kait pada daun gergaji sudah membesar.
- Kait pengikat kendor pada bagian mur penarik.

c. Kerusakan pada mata bor,

Ciri kerusakan pada mata bor:
- Tumpul pada sisi potongnya
- Bagian sisi potong matabor terpotong.
- Bengkok.
- Tangkainya tidak dapat dijepit dengan baik oleh penjepit mata bor (chuck).

Penyebab kerusakan:
- Umur penggunaan mata bor sudah terlalu lama.
- Kesalahan pemilihan kecepatan putar mesin bor saat melakukan pengeboran.
- Mata bor digunakan untuk melubangi bahan yang keras.
- Pada saat melakukan pengeboran tidak menggunakan cairan pendingin(coolant).
- Kesalahan pengasahan mata bor.

d. Kerusakan pada rimer tangan,

 Ciri kerusakannya:
- Aus sisi potongnya sehingga ukuran lubang yang dibuat mengecilkeluar dari toleransi yang diinginkan.
- Sisi potongnya ada yang terpotong/pecah sehingga kehalusan lubang yang diinginkan tidak tercapai.

Penyebab kerusakan:
- Umur penggunaan rimer sudah terlalu lama.
- Kesalahan penggunaan rimer.
- Pada saat digunakan rimer tidak menggunakan cairan pendingin(coolant).

e. Kerusakan pada tap dan sney

Ciri kerusakannya:
- Sisi potong tap dan snei tumpul
- Sisi potong tap dan snei patah


Penyebab kerusakan:
- Umur penggunaan tap dan snei sudah terlalu lama.
- Kesalahan penggunaan tap dan snei.
- Kesalahan persiapan lubang yang akan ditap terlalu kecil atau batang bahan yang akan disnei terlalu besar.
- Pada saat tap dan snei digunakan tidak menggunakan cairan pendingin (pelumas)

3. Kerusakan pada alat-alat pemeriksa

a. Kerusakan pada siku dan siku kombinasi

Ciri kerusakannya:
- Sudah tidak 90° lagi bagian sikunya.
- Bagian bilah ataupun balok cacat sehingga tidak datar.

Penyebab kerusakan:
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian siku.
- Siku sering digunakan untuk memukul.
- Penyimpanan siku diletakkan secara bertumpuk.

b. Kerusakan pada jarum ukur

Ciri kerusakannya:
- Jarum tidak menunjukkan posisinya dengan benar.
- Perabanya sudah tidak peka.

Penyebab kerusakan:
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian.
- Penyimpanan tidak pada ruangan yang mempunyai suhu kamar

c. Kerusakan pada mistar rambut

Ciri kerusakannya:
- Utama kerusakannya bila bagian bilah yang tajam sudah cacat.

Penyebab kerusakan:
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian.
- Penyimpanan diletakkan secara bertumpuk.

d. Kerusakan pada jangka bengkok dan kaki

Ciri kerusakannya:
- Utamanya bila engsel sudah terlalu longgar/aus.

Penyebab kerusakan:
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian.
- Penyimpanan pada saat atau setelah digunakan diletakkan secara bertumpuk.


e. Kerusakan pada mal-mal

Ciri kerusakannya:
- Pada bagian utama mal cacat. Misalnya mal radius pada bagian kaliber radiusnya sudah cacat.

Penyebab kerusakan:
- Tidak selalu dibersihkan setelah digunakan.
- Kesalahan pemakaian.
- Penyimpanan pada saat atau setelah digunakan diletakkan secara bertumpuk.


Rangkuman

Ciri umum kerusakan yang terjadi pada alat ukur adalah:

- Angka/garis ukur aus/tidak terbaca
- Sisi pengukurnya cacat/bengkok
- Sudut ukurannya menyimpang dari ketelitian ukuran.

Penyebab dari kerusakan tersebut di atas pada umunya adalah:

- Pemakaian alat yang sudah terlalu lama.
- Penggunaan yang tidak sesuai.
- Penyimpanan pada saat dan setelah digunakan yang tidak benar.
- Pemeliharaan yang kurang.

Kerusakan yang umum terjadi pada alat penanda adalah ujungnya tumpul, hal ini dikarenakan oleh beberapa hal di bawah ini:

- Pemakaian yang sudah terlalu lama.
- Kesalahan penggunaan.
- Pemeliharaan yang kurang.

Kerusakan yang terjadi pada alat penandaan dapat diperbaiki dengan mengasah bagian perkakas penandaan.  Kerusakan yang umum terjadi pada alat pemotong pada umumnya tumpul atau potong, hal ini terjadi karena:

- Pemakaian yang tidak benar.
- Pelumasan (pendinginan) yang kurang.

Kerusakan pada alat pemeriksa pada umumnya cacat pada bagian utamanya, hal ini diakibatkan oleh:

- Kesalahan penggunaan.
- Penyimpanan yang tidak benar.
- Sering digunakan untuk memukul.

1. Mengasah alat-alat penanda

Alat-alat penanda pada umumnya setelah pemakaian yang lama menjadi  tumpul. Ketajamanya dapat digerinda lagi dengan sudut-sudut ketajaman berikut : penggores ± 20°, penitik garis ± 60°, penyenter ± 90°.

2. Memelihara alat-alat potong

a. Memelihara kikir

Ketajaman kikir kadang dapat dikembalikan dengan cara disikat atau
membersihkan gigi kikir dengan batang kuningan/brass .


b. Gergaji Tangan
Selain mengganti daun gergaji yang sudah tumpul hampir tidak ada perawatan khusus untuk daun gergaji tangan.

c. Mata Bor
Mata potong bor dapat diasah kembali. Sudut sayat mata potong bordisesuaikan dengan bahan yang akan dibor.


 d. Rimer Tangan, Tap, dan Snei
Tidak diperlukan pengasahan ulang terhadap rimer tangan, tap, dan
snei yang aus / tumpul.
Perawatannya cukup membersihkan tatal bekas penyayatannya setelah
dipakai.

e. Ragum

Perawatan Ragum
Bagian batang ulir dan bagian permukaan yang dapat bergeser harus sering diberi oli, dan bagian-bagian lainnya harus terbebas dari oli dan gemuk, bersihkan dari serpihan-serpihan/bram hasil pekerjaan. Rapatkan rahang ragum setelah digunakan Pada dasarnya penyimpanan alat-alat ukur, alat penanda, alat potong dan alat pemeriksa tidak boleh saling menindih. Bila menyimpan alat-alat tersebut pada kotak alat, alat-alat yang sudah digolongkan diatas disimpan pada sekat yang berbeda.
Bila menyimpannya pada laci alat, alat-alat tersebut disusun mendatar, tidak saling menindih. Bila menggunakan papan panel, alat-alat tersebut berjajar menempel pada papan dan dapat digambarkan alat apa yang harus tertempel di bagian itu. Bila penyimpanan alat-alat tangan di atas bangku kerja, letakkan alat-alat halus/ presisi seperti alat ukur/pemeriksa terpisah dengan alat kasar seperti kikir, gergaji tangan dan sebagainya














Postingan populer dari blog ini

Nino Nurmadi Pengusaha Asal Lampung ini Bicara Bisnis

berita dari lampunginfo.com Pemilik PT Lampung Service nino nurmadi Angkat Bicara Soal Perkembangan Bisnis Usaha di Lampung usaha ada Menurut Pengusaha Asal Lampung ini ninonurmadi Mengatakan secara general, usaha merupakan setiap aktivitas yang dilakukan manusia untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Jika diartikan secara khusus, istilah usaha dapat diartikan ke dalam banyak makna dan sangat bergantung dengan di mana istilah usaha ini digunakan. Di bidang bisnis misalnya, usaha biasanya identik dengan aktivitas bisnis, sedangkan di dunia fisika, usaha merupakan faktor dari perpindahan dengan gaya.


jadi setiap berwirausaha harus lah dibekali dengan Iman, Kejujuran, Serta Rasa Toleransi Antar Umat Beragama tidak hanya melihat sisi agama seperti Non Muslim di sisikan tapi bisa berbaur walaupun hanya sekedar berwirausaha semua agama itu ada rasa toleransinya seperti yang di sampaikan Pemilik PT Lampung Service Yaitu Nino Nurmadi dengan Situs ninonurmadi.com disampaikannya pada situsnya …

Jasa Kursus Service HP Sulawesi Terbaik di Indonesia

Jasa Kursus Service HP Sulawesi Terbaik di Indonesia Service Center MyG Bandar Lampung Indonesia Indonesia Service Center, Xiaomi, Asus, Lenovo, vivo, Samsung, LG, Sony, Vaio, Panasonic, Sharp, Philips, Casio, Acer, Apple, iPhone, iPhone iphone KTouch, Hitech, MyG, IMO,eTouch , Taxco, Beyond, Startech, Asiaphone, Mito, Mixcon, Tocall, S-Nexian, Cross Polytron, Axioo, Mito, IMO, Cross, Nexian, Tiphone Sony, Panasonic, Toshiba, Sharp, Kyocera, DoCoMo, Casio K-Touch, Huawei, Haier, G-Tide, Lenovo, Oppo, ZTE Acer, Asus, HTC, ben Q, Samsung, LG , Apple , iPhone, Motorolla , RIM, Blackberry, Nokia Siemens ,Alcatel, Sagem, Philips,Vertu Ti ,Ninetology, CSL Blueberry ,Micxon, OliveSmart, Idea If you require any more information or have any questions about our site's  please feel free to contact us by email at kursusservicehp@gmail.com Or Looking to The Form Contact US On Right sub menu Dropdown Navbar Navigation Support to OS Android iPhone Or Desktop PC Window Microsoft Linux Cv Lampung …

Service HP Palu Murah Jasa Unlock iCloud iPhone Apple Mac Kunci Aktifasi

Service HP Palu Murah Jasa Unlock iCloud iPhone Apple Mac Kunci Aktifasi Bimbel Terbaik Di Lembaga Pendidikan Jasa Pelatihan Seminar Indonesia Populer Jasa Kursus Service HP Terbaik di Indonesia Lembaga Kursus Terbaik di Indonesia  Jasa Flash HP Android iPhone Instalasi Ulang Handphone Murah Indonesia Service HP Terdekat Jasa Bypass Micloud Android iPhone Xiaomi Lupa Password Jasa Root HP di Android iPhone Os iOs Mac Apple iPod iPad Murah Handphone Original Servis Resmi Indonesia Daeler Servis Service Center Mito Jasa Service HP Panggilan Murah Resmi Indonesia Android iPhone Service Center Acer Lombok Indonesia Jasa Unlock iCloud iPhone Apple Mac Kunci Aktifasi Jasa Service Center Android iPhone Indonesia HP Android iPhone Xiaomi, Asus, Lenovo, vivo, Samsung, LG, Sony, Vaio, Panasonic, Sharp, Philips, Casio, Acer, Apple,


Cv Lampung Service


Kontak : 081366574266
Alamat : Jalan Bumi Sari Natar Gang Bima Ruko Orange 35362 Lampung Indonesia / Cv Lampung Service, Jalan Bima, Bumisari, Kabupat…